DIMENSI KEHIDUPAN

Selayang Pandang:  
Assalamu'alaikum Wr.Wb Ya Akhi Wa Ukhti :)

Ahlan wa sahlan di Dimensi Kehidupan.

Hadirnya Dimensi Kehidupan sebagai pengingat dalam kehidupan,

agar kita selalu Istiqamah dan mengingatNya dalam kehidupan ini.

Dimana kehidupan yang luas, mungkin diantara kita pernah

melakukan berbagai hal yang salah di kehidupan ini.

Dimen berharap dengan sedikit pengambaran yang ada dalam konten blog dimen ini

membuat kehidupan kita lebih bermakna dan lebih mempunyai arti serta mawas diri di kehidupan ini.

Syukron atas kunjungannya. Barakallah wa Jazakumullahu Khairan Ya Akhi Wa Ukhti.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb





















ARTIKEL DIMENSI KEHIDUPAN

Archives

gravatar

Pikirkan dan Syukurilah !

Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada anda. Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah telapak kaki.

{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya.} (QS. Ibrahim: 34)

Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, anda memiliki dunia tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi tak pernah mengetahuinya.

Read More...
gravatar

Ya Allah...Panggilah kami dalam keadaan Khusnul Khotimah...

Saat ku datang ketempat sepupu ku...


 Laa Ilaaha Illallah….Laa Ilaaha Illallah
..........Laa Ilaaha Illallah…..Laa Ilaaha Illallah
…Laa Ilaaha Illallah…..Laa Ilaaha Illallah

Dari dalam rumah...
Sayup-sayup kalimat tauhid itu melantun di telingaku..
Seperti sebagai pengingat bagiku bahwa hidup ini tak kan bisa lepas dari kuasa-Nya..
Segala hal yang ada dalam hidupku..
Semua ini tanpa ku sadari hanyalah titipan dari-Nya..

Read More...
gravatar

Mendaki Jalan Menuju Puncak

Tak kuasa badan menahan terpa cadas kehidupan
Miris mendaki sampai ke titik tujuan
Banyak halang rintang yang ada di depan
Demi sampai puncak yang diinginkan

Selimut dingin rembulan malam
Tak membuat kami menjadi suram
Terik mentari pagi sampai tenggelam
Tak mengubur niat kami dalam sekam

Read More...
gravatar

..Sayup-Sayup Sebuah Kenangan..

Seutas kisah yang terajut dalam kehidupan..
Perlahan menyelinap dalam kesuraman..
Seiring waktu yang terus berjalan..
Kerap kali menyisahkan arti dalam angan..

Read More...
gravatar

Titip Ibuku Ya Allah

"Nak, bangun... udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja..."


Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat. Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang Karyawan disebuah Perusahaan Tambang., tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.
"Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah dewasa." pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.


bahkan ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.


Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang kubaca .. orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak ..... tapi entahlah.... Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya "Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih ?"

Read More...

Entri Populer